Sabtu, 21 April 2018

Usia PAUD

Kembangkan Motorik Halus Anak Melalui Aneka Permainan

16 Apr 2018 15:00:00


Kembangkan Motorik Halus Anak Melalui Aneka Permainan

SAHABAT KELUARGA - Jari jemari Nabil terlihat sangat kaku, apalagi telapak tangannya saat memegang pensil. Padahal usianya tahun ini usia siap masuk ke sekolah dasar.  Ibunya sibuk mendaftarkannya les agar dia bisa menulis.

Tak jarang kita menemukan kasus yang sama, bukan? Anak dengan kemampuan motorik halus yang masih lemah. Hingga akhirnya kesiapan anak memegang pensilpun belum sempurna.

Lantas, bagaimana mengembangkan motorik halus anak melalui aneka permainan yang dekat dengan anak? Kemampuan motorik halus anak dapat distimulasi dengan berbagai permainan sederhana yang dekat dengan anak dan berada di dalam rumah kita. Seperti contoh berikut:

Pertama, menyobek kertas bekas. Tak jarang kita temukan banyak kertas bekas di rumah. Manfaatkan kertas tersebut untuk menstimulasi motorik halus anak dengan mengajaknya bermain. Mulai dari menyobek pinggiran kertas hingga akhirnya menyobek penuh. Pastikan anak menyobek menggunakan ibu jari dan jari telunjuk.

Kedua, memisahkan beras dengan kotoran. Saat kita akan memasak nasi biasanya kita akan membersihkan beras dari kotoran yang ada, seperti kerikil, gabah dan lain-lain. Libatkan anak dan pastikan melakukannya dengan menggunakan ibu jari dan jari telunjuk. Selain memisahkan beras, kita juga dapat mengajak anak memisahkan aneka biji-bijian, seperti kacang hijau, kedelai, jagung dan lain-lain.

Ketiga, bermain dengan tepung kanji dicampur air. Orang sering menyebutnya bermain ublek, yakni mencampurkan tepung kanji dengan air ditambah pewarna untuk mempercantik adonan. Anak akan senang saat diajak bermain ini.

Permainan ini melibatkan seluruh jari jemarinya dengan mengangkat adonan kemudian menjatuhkannya, membuat garis, angka dan lain-lain kemudian menghapus dengan telapak tangannya. Permainan ini sangat menyenangkan untuk anak-anak kita. Bisa jadi semua akan terlihat berantakan, kotor.  Tapi yakinlah ini akan berpengaruh besar pada kemampuannya nanti.  Terutama kemampuan motorik halusnya.

Keempat, bermain dengan tepung terigu dicampur air dan sedikit garam. Kita dapat membuatnya menjadi adonan playdough. Libatkan anak saat membuat adonan. Setelah adonan jadi, kita dapat memainkannya dengan mengajak anak mengambil adonan sedikit demi sedikit menggunakan ibu jari dan telunjuknya. Kita juga dapat memvariasikan dengan membuat aneka bentuk dengan adonan playdough ini.

Kelima, ajak anak bermain di luar rumah, mencabuti rumput-rumput di halaman menggunakan ibu jari, jari telunjuk dan jari tengahnya.  Selain rumah tampak indah dipandang, secara tidak langsung kita menstimulasi motorik halusnya.

Masih banyak permainan yang bisa kita praktikkan untuk meningkatkan motoik halus anak kita. Permainan-permainan untuk mengembangkan motorik halus anak lebih menekankan pada kekuatan jari jemari. Sehingga kelak tiba waktunya harus menggunakannya, kemampuan motorik halus anak sudah berkembang sesuai dengan perkembangannya. Semoga permainan sederhana ini bermanfaat. (Khusnul Khotimah - Pendidik TK Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto Kabupaten Banyumas)