Sabtu, 21 April 2018

Berita

Duta Cinta Keluarga dari Jakarta Utara Siap Menyebarkan Informasi Pengasuhan

12 Apr 2018 00:00:00


Duta Cinta Keluarga dari Jakarta Utara Siap Menyebarkan Informasi Pengasuhan

SAHABAT KELUARGA – Setelah Jakarta Barat dan Jakarta Selatan, Pelatihan Duta Cinta Keluarga juga diselenggarakan di Jakarta Utara, Jakarta Timur dan Jakarta Pusat pada 9-10 April 2018.

Acara yang digagas oleh Tim Penggerak PKK Kota Administratif DKI Jakarta bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Pembinaan Pendidikan Keluarga, Ditjen PAUD dan Dikmas, OASE (Organisasi Aksi Solidaritas Kabinet Kerja), IIP BUMN (Ikatan Istri Pimpinan BUMN) dan Indonesia Heritage Foundation (IHF) ini mendapat antusias sangat baik di setiap wilayah.

Ratusan peserta yang terdiri dari lima unsur masyarakat antara lain PKK, Posyandu, PAUD, Tokoh Masyarakat (Ustad/Ustadzah), dan Karang Taruna terlihat antusias mengukuti sejumlah materi yang dibawakan oleh nara sumber yang mumpuni dibidang pengasuhan.

Di wilayah Jakarta Utara misalnya, sebanyak 190 peserta dari 6 kecamatan telah memadati Ruang Bahari sejak pagi hari. Bahkan beberapa peserta rela membawa anak demi mengikuti materi penting untuk orang tua.

Pelatihan ini tak hanya bermanfaat untuk peserta sendiri tapi juga diharapkan dapat disebarkan kembali di wilayah masing-masing. Karena itulah, beberapa peserta mengungkapkan niatnya untuk semangat menyebarkan informasi pengasuhan.

”Selama mengikuti kegiatan ini saya dapat mengetahui segala macam pengetahuan tentang menjadi orang tua hebat. Ke depan saya akan mentransfer ilmu yang sudah saya dapatkan ke Bina Keluarga Balita (BKB) PAUD dan saya akan buat program parenting setiap bulannya di BKB,” ujar Eka Citra dari Kecamatan Sunter Agung, Jakarta Utara.

Rencana lain juga diungkapkan oleh Mursidah Ruman dari Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara. Menurutnya, dia sangat senang dapat mengikuti acara ini karena dapat menambah wawasan, pengalaman dan ilmu pengetahuan terutama tentang pola asuh berbasis karakter.

”Saya juga jadi mengerti tentang komunikasi antara anak dan orang tua. Setelah ini, rencananya saya sebagai ibu akan semakin memberikan kasih sayang penuh kepada anak, pendidikan agama dan umum, pendidikan akhlak, menguatkan aqidah, pembiasaan ibadah dan menguatkan keterampilan. Saya juga akan terapkan hal itu pada anak-anak yang membutuhkan, terutama yang sudah tidak memiliki orang tua,” janjinya.

Sedangkan, Duta Cinta Keluarga Ana Suzana dari Kecamatan Kelapa Gading Timur mengungkapkan rencananya setelah mengikuti pelatihan ini  yakni dengan memulai belajar memahami karakter anak, melakukan komunikasi dua arah antara anak dan orang tua, memposisikan anak sebagai teman namun tetap mengikuti aturan yang berlaku, menjadi role model untuk anak dan siap menyediakan waktu berkualitas untuk anak. (Bunga Kusuma Dewi)