Sabtu, 18 November 2017

Berita

Orang Tua Terus Didorong Aktif dalam Kegiatan Sekolah

18 Oct 2017 09:07:32


Orang Tua Terus Didorong Aktif dalam Kegiatan Sekolah

SAHABAT KELUARGA – Penyelenggaraan pendidikan tidak hanya dilakukan di sekolah, tapi keluarga juga memiliki peran sangat penting untuk menyelenggarakan pendidikan di rumah.  Untuk itu, perlu ada kerja sama dan keselarasan program pendidikan yang dilakukan di satuan pendidikan, keluarga dan masyarakat sebagai tri sentra pendidikan dalam menbangun ekosistem pendidikan untuk menumbuhkan karakter dan budaya berprestasi peserta didik.

Untuk semakin memantapkan pentingnya keterlibatan keluarga di satuan pendidikan, Direktorat Pembinaan Pendidikan Keluarga, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, melalui subdit Pendidikan Orang Tua, menyelenggarakan Sarasehan Pendidikan Keluarga.

Acara yang melibatkan satuan pendidikan, orang tua yang terlibat aktif dalam paguyuban sekolah serta masyarakat ini sebagai media baru dalam menjalin komunikasi aktif dengan orang tua.

Kabupaten Klaten, Jawa Tengah menjadi tempat pertama digelarnya acara Sarasehan Pendidikan Keluarga. Acara ini dibagi dalam 2 angkatan. Yang pertama pada Senin (16/10/2017) dengan peserta dari jenjang SMP, SMA dan PNF. Berikutnya Selasa (17/10/2017) peserta dari jenjang PAUD dan SD.

Menurut Suradi, S.Sos., M.Si, Kasi Pendampingan Pembelajaran, Subdit Pendidikan Orang Tua, Direktorat Pembinaan Pendidikan Keluarga, tujuan diselenggarakan Sarasehan Pendidikan Keluarga ini untuk mengetahui sejauh mana keterlibatan orang tua di satuan pendidikan terkait dengan program pendidikan keluarga.

”Direktorat Pembinaan Pendidikan Keluarga memiliki 4 program utama antara lain, pertemuan dengan wali kelas, kelas orang tua, kelas inspirasi, pentas kelas akhir tahun dan kegiatan lainnya yang relevan.  Kami ingin mengetahui informasi lebih lanjut tentang keterlibatan orang tua dalam empat program tersebut, apakah sudah berjalan dengan baik di satuan pendidikan,” jelas Suradi saat membuka acara Sarasehan yang digelar di Pendopo Soeboer, PKBM Dewi Fortuna, Klaten, Jawa Tengah, Senin (16/10/2017).

Selain tentang keterlibatan, peserta sarasehan juga dimintakan informasi tentang pola pembiasaan baik yang telah dilakukan di rumah. Hal tersebut tentu saja akan menjadi bahan evaluasi tentang pembiasaan baik apa saja yang telah dilakukan orang tua dan apa yang dibutuhkan orang tua dalam mendidik anak.

Dalam kesempatan tersebut, peserta Sarasehan juga mendapatkan materi parenting seputar pengasuhan positif dan mendidik anak di era digital.

Menurut Tridoyo, Ketua Pokja Pendidikan Keluarga dari Dinas Pendidikan Kabupaten Klaten, pelaksanaan Pendidikan Keluarga di Kabupaten Klaten sudah mulai meluas di sejumlah satuan pendidikan.

Kesadaran orang tua tentang pentingnya terlibat di sekolah juga mulai tersosialisasikan dengan baik. ”Yang diundang disini adalah paguyuban di sekolah yang sudah berjalan. Komunikasi orang tua dan sekolah juga sudah berjalan dengan baik. Diharapkan orang tua yang hadir disini bisa turut menyebarkan informasi ini dan juga melakukan pembiasaan baik di rumah bersama anak-anak,” kata Tridoyo yang turut hadir saat pembukaan.

Tridoyo juga mengingatkan agar orang tua tidak selalu berpikir negatif kepada sekolah jika diminta terlibat dalam kegiatan sekolah. ”Pemanggilan orang tua ke sekolah tidak hanya iuran atau berkaitan dengan uang. Bapak Ibu jika ada masalah terkait cara mendidik anak, cara mengajarkan anak belajar dirumah, boleh datang ke sekolah untuk dikonsultasikan dengan guru bimbingan konseling. Mohon informasi seperti ini disebarkan ke orang tua lainnya juga,” tegas Tridoyo.

Terkait pembiasaan baik di rumah, dari hasil diskusi bersama saat acara Sarasehan tersebut, sebagian besar orang tua telah melaksanakan pembiasaan baik terhadap anaknya, diantaranya, melaksanakan tugas bersama di rumah, etika di rumah dan di lingkungan masyarakat, berkegiatan sosial, diskusi, pendampingan anak belajar dan masih banyak lagi. Pembiasaan tersebut diharapkan terus berjalan dan bisa menginspirasi pada orang tua lainnya. Setelah Kabupatan Klaten, Sarasehan Pendidikan Keluarga juga akan digelar di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan pada Kamis-Jumat (19-20/10/2017). (Bunga Kusuma Dewi)