Jumat, 20 October 2017

Berita

Mendorong Literasi Anak Cara Warga Kertajaya, Surabaya

06 Oct 2017 15:28:18


Mendorong Literasi Anak Cara Warga Kertajaya, Surabaya

SAHABAT KELUARGA-Mendorong anak-anak agar punya kebiasaan membaca memang bukan hanya tugas guru. Orang tua dan masyarakat juga punya kewajiban yang sama. Itulah yang dimaksud dengan trisentra pendidikan oleh Bapak Pendidikan Nasional, Ki Hajar Dewantara.

Salah satu upaya mewujudkan trisentra pendidikan itu rupanya telah dilakukan warga kampung RW 11 Kelurahan Kertajaya, Kecamatan Gubeng, kota Surabaya.

Dikutip dari laman Surabaya.tribunnews.com pada 6 Oktober 2017, warga kampung tersebut sepakat menyediakan buku-buku edukasi dan buku-buku untuk mendongeng anak-anak dengan cara patungan membeli buku. 

Menurut Ketua RT 2/RW 11, Heru Sasmito Basuki, kampungnya memiliki pojok baca. "Buku-bukunya kami patungan antar warga. Buku-buku yang sifatnya edukatif kami sediakan untuk bisa menjadi alternatif bacaan bagi anak-anak di kampung kami," kata Heru.

Patongan warga untuk membentuk pojok baca dilanjutkan juga dengan mewujudkan kampung dongeng. Dimana anak-anak di kampung diberi pendampingan oleh karang taruna dalam membaca buku dan juga mendapatkan informasi terkait buku-buku yang ada di sana.

"Kami juga memberikan edukasi ke anak-anak misalnya tentang bagaimana mencuci tangan dengan benar, dan juga bagaimana pola hidup sehat," katanya.

Di setiap bagian kampung juga terdapat spanduk, poster dan juga stiker tentang imbauan secara fisik bahwa kampung mereka pedulu pada anak. Misalnya tentang imbauan belajar, dan juga ajakan ke warga kampung untuk perhatian ke anak-anak di kampung ini. Bukan hanya anak-anak mereka sendiri.

"Ada microphone di kampung ini yang biasa kami pakai untuk mengingatkan anak-anak misalnya sudah waktunya belajar tapi masih ada di luar, atau mengingatkan anak-anak untuk mengikuti kegiatan TPA dan saat ada kegiatan mendongeng," kata Heru. Yanuar Jatnika