Sabtu, 18 November 2017

Usia SMP

Cara Mendampingi Anak pada Pengalaman Pertama Menstruasi

13 Sep 2017 16:01:41


Cara Mendampingi Anak pada Pengalaman Pertama Menstruasi

SAHABAT KELUARGA – Menstruasi (datang bulan, atau haid) bagi seorang perempuan adalah pengalaman yang mempunyai nilai tersendiri. Berbagai perasaan berkecamuk ketika seorang perempuan mendapatkan menstruasi pertamanya.

Bercermin pada pengalaman pribadi ketika pertama kali mendapatkan menstruasi (datang bulan), saat itu rasa takut, malu dan bingung berkecamuk. Ingin bercerita pada orang tua, tidak ada keberanian. Akhirnya saya hanya memendamnya dalam hati dan menangis, tanpa memberitahu orang tua.

Para ibu tentu mempunyai pengalaman berbeda ketika mengalami datang bulan pertama. Menstruasi merupakan pertanda kematangan seks pada perempuan. Zaman sekarang menstruasi dapat datang lebih cepat, misal usia 9 tahun, karena asupan gizi yang baik. Atau karena faktor media. Sering menonton adegan yang bukan untuk konsumsi anak, akan memicu datangnya menstruasi lebih dini. 

Pertanyaannya, apa yang hendaknya dilakukan orang tua jika mereka menghadapi anak perempuannya mengalami menstruasi pertama kali. Permasalahan ini terlihat sepele, namun seyogyanya orang tua dapat bersikap bijak dan ikut serta dalam memberi pengertian dan pengarahan seputar menstruasi.

Berikut beberapa hal yang dapat dilakukan orang tua dalam menghadapi menstruasi pertama anak perempuan:

Pertama, orang tua tidak perlu panik menghadapinya. Jika orang tua panik, anak akan bertambah takut.

Kedua, ada baiknya disiapkan secara psikis dengan cara memberikan pemahaman apa itu menstruasi, bahwa semua perempuan akan mendapatkan menstruasi. Hal ini untuk menghindari ketakutan dan kebingungan anak jika mendapatkan menstruasi pertamanya.

Ketiga, berilah informasi yang benar seputar menstruasi. Sangat bagus sekali jika anak bertanya langsung untuk mengatasi rasa takutnya dan juga rasa ingin tahu seputar menstruasi yang dialaminya.

Keempat, beri pendampingan ketika anak mengalami menstruasi pertama dengan menanyakan perasaan dan kondisinya. Jelaskan bahwa menstruasi kemungkinan akan membuatnya menjadi lemas, oleh karena itu asupan gizi harus cukup diberikan.

Kelima, bagi seorang muslim, jelaskan hal-hal yang tidak boleh dikerjakan perempuan jika menstruasi datang. Misal, tidak boleh salat, berpuasa, memegang Alquran.

Keenam, berilah pengertian dan penjelasan bahwa anak yang sudah mendapatkan menstruasi hendaknya menjaga kebersihan diri dan organ kewanitaannya. (Sikhah, guru Taman Kanak-kanak Pertiwi Bobosan Purwokerto Utara)