Rabu, 13 December 2017

Berita

Kader PKK Apresiasi Kerjasama dengan Kemendikbud

24 May 2017 17:24:34


Kader PKK Apresiasi Kerjasama dengan Kemendikbud

SAHABAT KELUARGA- Para kader Penggerak Pembinaan kesejahteraan Keluarga (PKK) mengapresiasi kerjasama dengan Direktorat Pembinaan Pendidikan Keluarga, Kementerian Pendidikan dan kebudayaan dalam pelaksanaan pendidikan keluarga untuk menciptakan anak-anak yang memiliki karakter dan budaya prestasi.

Hal itu terungkap saat Seminar Pendidikan Keluarga yang digelar Direktorat Pembinaan Pendidikan Keluarga di Solo, PADA 21-23 Mei 2017 lalu.

Pada hari terakhir seminar yang dihadiri sekitar 350 orang Tim Penggerak  PKK dari seluruh Indonesia itu, diadakan sharing untuk menentukan rencana aksi terkait kerjasama tersebut.

Wuri, perwakilan dari tim penggerak PKK DI Yogyakarta,  mengakui, selama ini belum ada sinergitas antara sektor-sektor terkait pendidikan keluarga, seperti kemendikbud, kemenag, dan PKK.  

“Masing-masing sudah bekerja tapi belum ada sinergitas diantara semuanya. Marilah kita sama-sama bekerja dengan sasaran akhir anak-anak yang berkualitas untuk jadi pemimpin di masa yang akan datang “katanya.

Ia berharap, melalui kerjasama antara PKK dengan Direktorat Pembinaan Pendidikan Keluarga, keluarga, sebagai lembaga pendidikan pertama dan utama bagi anak-anak itu akan memiliki karakter dan budaya prestasi. “ Setidaknya, anak-anak di masa depan akan berani mengatakan  say no to drug, say no to  free sex, dan say no to kenakalan remaja lainnya, “tegasnya.

Hal senada diungkapkan Anneke Dwikora Siaila dari penggerak PKK Kota Ambon, Maluku. Menurutnya, kalau semua pihak yang peduli pada pendidikan karakter generasi muda saling bergandengan tangan, apapu tujuan akan terlaksana dengan baik.

Salah satunya, tambah Aneke, adalah terbentuknya PAUD yang berkualitas di setiap desa. “Saat ini begitu banyak PAUD di setiap desa, tetapi kualitasnya banyak yang meragukan. Melalui kerjasama ini, diharapkan bisa segera dibuat kriteria atau standar dalam pendirian PAUD,” ujarnya.

Melalui kerjasama antara PKK dengan Direktorat Pembinaan Pendidikan Keluarga,  Aneke berharap, akan ada sinergitas antara penyuluh keluarga berencana, Posyandu, PAUD untuk mendukung program 1000 hari pertama kehidupan.

Ia juga mengusulkan, kerjasama tersebut bisa menghasilkan aksi mempersiapkan dan merencanakan pendidikan pra nikah bagi anak-anak muda yang akan memasuki jenjang pernikahan. Yanuar Jatnika