Rabu, 13 December 2017

Berita

Sahabat Keluarga Mengajak Pelajar Pekanbaru Menjadi Remaja Tangguh

30 Mar 2017 08:29:04


Sahabat Keluarga Mengajak Pelajar Pekanbaru Menjadi Remaja Tangguh

Sahabat keluarga – Rangkaian sosialisasi anti narkoba, kekerasan seksual dan pornografi untuk pelajar SMP dan SMA formal dan nonformal serta lembaga masyarakat yang merupakan kerjasama antara Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Pembinaan Pendidikan Keluarga, OASE KK (Organisasi Aksi Solidaritas Kabinet Kerja), serta Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali digelar.

Kali ini 1500 pelajar dari 90 SMP dan SMA/K, PKBM serta tim penggerak PKK se Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, mendapat kesempatan untuk mendapatkan penyuluhan tentang permasalahan remaja terkait narkoba, kekerasan dan pornografi pada Rabu (29/3/2017).

Acara yang digelar berkat kerja sama dengan Pemerintah Daerah Provinsi Riau, Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Riau, BNN Provinsi Riau, Polda Provinsi Riau serta Tim Penggerak PKK Provinsi Riau berlangsung sangat meriah. Sejak pagi hari ribuan pelajar dengan tertib memadati GOR Tribuana yang terletak di Jalan Riau, Padang Terubuk, Senapelan, Kota Pekanbaru, Riau.

Gubernur Provinsi Riau, Arsyadjuliandi Rachman, berkesempatan membuka acara. Dalam sambutannya, Gubernur Riau mengingatkan agar pelajar bisa mengikuti penyuluhan tersebut dengan baik hingga akhir acara.

”Penyuluhan ini penting untuk masa depan anak-anak Riau yang nantinya menjadi sumber daya manusia yang baik di Provinsi Riau ini. Seperti judulnya, narkoba, kekerasan seksual serta pornografi harus dijauhkan dari Bumi Lancang Kuning ini,” kata Gubernur Riau yang disambut dengan teriakan semangat dari pelajar.

Materi pertama diisi oleh Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Riau dengan informasi mengenai daur ulang sampah. Setelah itu dilanjutkan dengan informasi tentang Kekerasan Seksual dan Pornografi dari Direktorat Pembinaan Pendidikan Keluarga, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang dibawakan oleh Rudi Miswanto dan Diena Haryana dari Sahabat Keluarga.

Meski hari beranjak siang, ribuan pelajar tetap bersemangat mengikuti jalannya acara. Apalagi, kedua narasumber dari Sahabat Keluarga tersebut mengajak pelajar untuk menyanyikan lagu Laskar Pelangi yang dipopulerkan oleh group band Nidji.

Lagu Laskar Pelangi tersebut sebagai pembuka semangat agar generasi muda memiliki mimpi besar di masa depan dan tidak merusaknya dengan hal-hal negatif seperti narkoba, kekerasan serta kecanduan pornografi.

Kepada ribuan pelajar, Sahabat Keluarga menyampaikan mengenai bahaya kecanduan pornografi yang dapat merusak otak manusia melebihi bahaya narkoba. Rangkaian bahaya pornografi tersebut juga berasal dari aktivitas sosial anak di dunia maya yang kemudian dapat memunculkan banyak akibat diantaranya kekerasan seksual dan kecanduan pornografi.

”Kalau otak kita sudah rusak, banyak hal yang dapat merusak generasi muda, diantaranya kompetensi remaja yang tak cukup tergali, perkembangan otak remaja yang tak optimal, kebiasaan buruk yang merusak karakter remaja, masa depan terpuruk, hilangnya motivasi belajar dan bergaul, serta impian yang hilang dan rasa tak berdaya,” beber Diena.

Mengingat banyaknya bahaya yang ditimbulkan dari perilaku negatif tersebut, Diena mengingatkan remaja untuk tidak terjerumus atau bahkan mencoba-coba tentang hal tersebut. Dia mengajak remaja para generasi bangsa untuk menjadi remaja tangguh dengan cara memiliki karakter positif, kebiasaan positif serta membuat perubahan.

”Paling dasar, remaja tangguh harus memiiki karakter positif yakni dapat bertanggung jawab terhadap dirinya sendiri, murah hati, mandiri, peduli terhadap lingkungan, respek, saling mengasihi serta sabar,” jelas Diena.

Karakter positif tersebut dilanjutkan dengan perilaku kebiasaan positif yang dilakukan oleh remaja dalam kehidupan sehari-hari. ”Setelah remaja memiliki karakter positif dan berperilaku positif, remaja tangguh akan membuat perubahan untuk lingkungnnya. Remaja tangguh memiliki motivasi, empati, tanggung jawab serta keterampilan berkomunikasi untuk memotivasi teman-temannya,” jelas Diena.

”Remaja tangguh juga terbiasa menerima tantangan hidup, selalu bahagia dan bersemangat untuk memperbaiki dirinya sendiri dan lingkungan sekitarnya. Remaja tangguh juga menjadi inspirasi bagi teman-temannya. Semua pelajar di Pekanbaru pasti bisa menjadi remaja tangguh,” tambah Diena yang disambut tepuk tangan pelajar yang hadir.

Satu hal penting lagi dalam menerapkan hal tersebut yakni kehadiran orang tua dalam proses menghindari hal-hal negatif yang mengacam remaja dan upaya untuk membentu menjadi remaja tangguh. ”Jangan pernah ragu untuk curhat ke orang tua. Teman bisa datang dan pergi, tapi hanya orang tua yang selalu ada di dekat kita. Karena itulah jangan pernah ragu untuk cerita tentang apapun pada orang tua,” pesan Diena.

Setelah materi tentang kekerasan seksual dan pornografi, pelajar diberikan informasi tentang bahaya narkoba dari BNN Provinsi Riau serta dampak hukum yang akan terjadi  jika remaja menggunakan narkoba oleh Polda Riau.  (Bunga Kusuma Dewi)

Berita terkait: Ibu Negara Dirayu untuk Tidak Gunakan Narkoba