Sabtu, 23 September 2017

Berita

Ibunda Jokowi: Sebagai Orang Tua Banyak-Banyak Bersyukur

15 Aug 2017 06:17:17


Ibunda Jokowi: Sebagai Orang Tua Banyak-Banyak Bersyukur

SAHABAT KELUARGA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Pembinaan Pendidikan Keluarga, DitJen PAUD dan Dikmas memberikan apresiasi kepada 10 orang tua hebat dalam acara Apresiasi Pendidikan Keluarga pada Rabu (9/8/2017) kemarin. 

Salah satu penerima penghargaan orang tua hebat adalah Ibu Sujiatmi Notomiharjo, Ibunda dari Presiden RI Joko Widodo. Ibu Sujiatmi menerima penghargaan karena dianggap sebagai orang tua yang terbukti mampu mendukung anaknya menjadi seorang anak yang berkarakter dan berbudaya prestasi, salah satunya bahkan menjadi Presiden RI. 

Sayang, dalam kesempatan pemberian penghargaan tersebut, Ibu Sujiatmi berhalangan hadir karena sedang dalam masa pemulihan pasca sakit. Menurut Ibu Sujiatmi, awalnya sudah direncanakan untuk hadir dalam acara yang digelar di Taman Ismail Marzuki tersebut, namun kondisinya ternyata tidak memungkinkan. 

Untuk itu, penyerahan penghargaan dilakukan langsung di rumah Ibu Sujiatmi di Solo, Jawa Tengah. Direktorat Pembinaan Pendidikan Keluarga diwakili oleh Kasubdit bidang Kemitraan, Eko Budi Hartono, S.E., M.M dan Kasubdit bidang Pendidikan Orang Tua, Dra. Palupi Raraswati, MAP khusus datang ke kediaman Ibu Sujiatmi pada Sabtu (12/8/2017). 

Ibu Sujiatmi didampingi dua anak perempuannya, Ida Yati dan Titik Relawati menerima kedatangan Ditbindikkel dengan suasana hangat. Mengenakan kebaya hitam dan jilbab hitam sederhana dipadukan dengan lilitan kain batik, Ibu Sujiatmi mengucapkan terima kasih sedalam-dalamnya terhadap penghargaan yang diberikan kepadanya. 

"Saya mohon maaf tidak dapat hadir karena masih belum sehat. Sebenarnya sudah direncanakan, tapi keadaan tidak memungkinkan. Mau diwakilkan oleh Titik, tapi dia tidak mau, katanya nggak enak mewakili orang tua," kata Ibu Sujiatmi saat menerima kedatangan rombongan Ditbindikkel. 

Sama seperti orang tua lainnya yang juga mendapatkan penghargaan, Ibu Sujiatmi juga mendapatkan sertifikat penghargaan yang diberikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy, plakat penghargaan, souvernir serta uang penghargaan sebesar Rp. 10 juta.

Wong saya itu sebetulnya bukan Ibu hebat, saya orang biasa-biasa saja. Dikasih penghargaan seperti ini, saya malah sungkan karena saya merasa orang biasa-biasa saja. Tapi saya berterima kasih dan mohon maaf tidak bisa datang,” kata Ibu Sujiatmi merendah.

Ibu Sujiatmi dinilai sebagai keluarga hebat karena berhasil mengantarkan anaknya menjadi orang nomor satu di Indonesia. ”Anak saya bisa menjadi Presiden itu anugerah dari Allah. Allah memberi kemudahan dan kemurahan kepada keluarga saya yang begitu besar dan hebat. Saya sebagai orang tua ya banyak-banyak bersyukur. Saya senang mendapat penghargaan ini, tapi perasaan saya tidak hebat, orang tua lain yang dapat penghargaan yang lebih hebat,” kata Sujiatmi merendah.

Memiliki anak orang nomor satu di Republik Indonesia, Ibu Sujiatmi berpesan kepada putranya agar selalu bersyukur. Ibu Sujiatmi selalu mengingatkan pada Jokowi tentang latar berlakang keluarganya yang sederhana.

”Saya selalu sampaikan ke Jokowi, kamu itu harus banyak-banyak bersyukur, orang tuamu tidak punya title apa-apa, kedudukan apa-apa, tapi kamu bisa mendapatkan kemurahan yang sangat besar dari Allah. Dari keluarga kecil kok bisa menjadi orang nomor satu di Indonesia,” katanya.

”Saya sendiri heran, sampai saya utak atik sendiri apa kehebatan saya, kepintaran pun sepertinya tidak ada, tapi saya diberi anugerah yang luar biasa seperti ini, senang pastinya,” tambah Ibu Sujiatmi lagi.

Ibu Sujiatmi menjadi satu diantara banyak keluarga lain yang memiliki peran besar terhadap kesuksesan anak. Direktorat Pembinaan Pendidikan Keluarga sejak tahun 2016 lalu memberikan penghargaan kepada keluarga Indonesia yang dinilai mampu mengantarkan putra putrinya memiliki karakter yang baik dan prestasi yang luar biasa meskipun ditengah keterbatasan.

Cerita dari Ibu Sujiatmi serta keluarga hebat lainnya diharapkan dapat menginspirasi serta memotivasi keluarga Indonesia lainnya dalam mendidik anak sehingga tercapai karakter dan budaya prestasi yang baik. (Bunga Kusuma Dewi)