Sabtu, 23 September 2017

Berita

Apresiasi Pendidikan Keluarga – Orang Tua Hebat, dari Penjual Sayur hingga Ibunda Presiden

10 Aug 2017 11:44:13


Apresiasi Pendidikan Keluarga – Orang Tua Hebat, dari Penjual Sayur hingga Ibunda Presiden

SAHABAT KELUARGA – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (Ditjen PAUD dan Dikmas) menggelar acara Apresiasi Pendidikan Keluarga pada Rabu (9/8/2017) di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat. 

Acara yang mengangkat tema ‘Gerakan Pendidikan Keluarga untuk Mengembangkan Karakter dan Budaya Prestasi Anak’ , bertujuan untuk menyebarluaskan pentingnya pelibatan keluarga bagi orang tua, peserta didik, kepala sekolah, guru dan pemangku kepentingan lainnya. 

Ada empat agenda yang dilakukan pada pemberian Apresiasi Pendidikan Keluarga tahun ini. Pertama, pemberian penghargaan kepada 10 orang tua hebat. Para orang tua hebat ini merupakan orang tua yang mampu menjalankan fungsi dan perannya dalam mendidik, mengasuh dan membimbing anak-anaknya sehingga menghasilkan anak-anak yang berkarakter dan berprestasi. 

Pada kesempatan ini, salah satu penerima Apresiasi Pendidikan Keluarga untuk Orang Tua Hebat diberikan kepada ibu Sujiatmi Notomiharjo, yakni ibunda dari Presiden Republik Indonesia, Ir. Joko Widodo. 

Ibu Sujiatmi menerima apresiasi ini dengan pertimbangan keberhasilannya dalam mendidik, mengasuh dan membimbing anak-anaknya sehingga menjadi anak yang berkarakter serta berprestasi, salah satunya bahkan menjadi Presiden. 

”Apresiasi kali ini istimewa karena kami memberikan kepada Ibunda Presiden Jokowi. Bukan karena beliau adalah ibunda Presiden, tapi kami melihat kesuksesannya dalam mendidik anak hingga berhasil menjadi seorang Presiden. Ibunda Presiden tentu saja dapat menjadi teladan bagi orang tua lainnya,” kata Direktur Pembinaan Pendidikan Keluarga, Dr.  Sukiman, M.Pd. 

Selain Ibu Sujiatmi, apresiasi orang tua hebat juga  diberikan kepada pasangan Ngadiyo dan Lasiyem, seorang tukang sayur di Sleman, Yogyakarta. Ditengah keterbatasannya, Ngadiyo dan Lasiyem mendidik anaknya, Janu Muhammad, dengan kemandirian dan kejujuran. Janu tumbuh sebagai anak yang berkarakter dan berprestasi. Saat ini Janu tengah menempuh pendidikan di Inggris melalui program beasiswa. 

Selain Orang Tua Hebat, pemberian apresiasi lain juga diberikan kepada Sekolah Keren. Diberikan kepada 21 satuan pendidikan dari semua jenjang antara lain PAUD, SD, SMP, SMA/K, SLB dan PNF. Sekolah Keren adalah satuan pendidikan (formal dan non formal) yang memiliki program inovatif dengan melibatkan orang tua dan masyarakat dalam mendukung terciptanya lingkungan belajar positif, ramah, aman, nyaman dan menyenangkan. 

Apresiasi berikutnya diberikan kepada Pemenang Lomba Jurnalistik Pendidikan Keluarga. Sejak Februari 2017 lalu, Direktorat Pembinaan Pendidikan Keluarga menyebarkan pengumuman lomba jurnalistik dengan tema Penguatan Peran Keluarga dalam Pendidikan Anak. 

Lomba Jurnalistik ditujukan bagi wartawan dan masyarakat umum yang telah ikut menyebarkan informasi praktik baik pelibatan keluarga dalam pendidikan anak di media massa baik cetak maupun online. 

Terdapat tiga kategori yang dilombakan, yakni, feature, opini, dan berita. Pemenang lomba akan ditentukan sebanyak 36 orang untuk tiga kategori tersebut. 

Terakhir, apresiasi ke empat, pemberian penghargaan untuk pemenang lomba film pendek pendidikan keluarga bertema ‘Kita Indonesia, Kita Berkarakter’ 

Lomba ini ditujukan bagi warga negara Indonesia usia remaja dengan maksimal usia 21 tahun yang masih bersekolah baik di satuan pendidikan formal maupun non formal, termasuk sekolah rumah (home schooling). 

Tujuannya, untuk menumbuhkan wawasan dan meningkatkan motivasi, minat, bakat anak dan remaja melalui karya film pendek, menumbuhkan rasa cinta terhadap nilai tradisi yang berakar pada karakter dan budaya bangsa melalui karya film pendek, menumbuhkan minat dan kreatifitas pada anak dan remaja, serta memperoleh karya film anak dan remaja sebagai media penguatan pendidikan karakter. Penghargaan lomba film pendek akan diberikan kepada 10 karya terbaik. 

Apresiasi Pendidikan Keluarga ini diharapkan dapat memperluas akses dan pemerataan layanan pendidikan keluarga sehingga diharapkan dapat menumbuhkan generasi yang berkarakter dan berbudaya prestasi serta menyebarkan pesan akan pentingnya keluarga dalam pendidikan anak. (Bunga Kusuma Dewi)