Sabtu, 19 August 2017

Berita

Di Finlandia, Orang Tua Menjadi Sahabat Guru

22 Mar 2017 16:14:19


Di Finlandia, Orang Tua Menjadi Sahabat Guru

SAHABAT KELUARGA-  Negara Finlandia, sebuah Negara nordik di Eropa Utara, sejak tahun 2000 ditasbihkan sebagai Negara dengan sistem pendidikan terbaik di dunia. Selain sistem pendidikan dan kurikulumnya yang sangat mendukung tumbuh kembang peserta didik sehingga segala potensinya terasah dan terungkap, juga peranan orang tua yang sangat kuat.

Di negara yang kerap menjadi sasaran studi banding beberapa negara di dunia, termasuk Indonesia itu,  kemitraan orang tua dan guru sudah terbentuk secara konsep dan aksi, bahkan bisa dikatakan, terjalinnya persahabatan antara guru dan orang tua dalam hal mendidik anak.

Salah satu bentuk konkritnya, adalah paradigma atau pemahaman orang tua tentang guru di Finlandia yang perlu dipikirkan orang tua di Indonesia.

Pertama, orang tua di Finlandia sangat menghormati guru dan sekolah. Mereka menganggap guru adalah orang tua kedua, dan sekolah adalah rumah kedua;

Kedua, orang tua di Finlandia memahami bahwa pekerjaan mengajar adalah pekerjaan yang kompleks dan penuh dinamika, sehingga perlu didukung dalam semua aspek;

Ketiga, apabila guru mengalami kesulitan mengajar kepada seorang siswa, orang tua akan membantu semaksimal mungkin, bukan  menyalahkan gurunya;

Keempat,  orang tua menganggap guru adalah pahlawan kesuksesan bagi anak-anak mereka. Yang sering terlihat dirumah-rumah, banyak siswa menghias dan memajang foto guru di kamarnya, bahkan dengan tambahan kalimat "You are my inspiration", tidak ada lagi guru killer;

Kelima, pada awal anak masuk sekolah, guru akan menjelaskan kepada orang tua dan anak bahwa sekolah bukan tempat yang menyeramkan, yang menyebabkan tekanan batin, dan ketegangan. Dengan seluruh daya dan upaya, para guru berusaha memahami kondisi intelektual dan emosi siswa bahkan sampai ke hal-hal yang kecil;

Keenam, orang tua di Finlandia menyampaikan kritik kepada sekolah dengan cara yang santun. Mereka memahami bahwa pekerjaan mengajar bukanlah pekerjaan yang ringan. Guru senang menerima kritik, sebab menjadi saran yang sangat membantunya menyelesaikan permasalahan belajar anak-anak. Yanuar Jatnika/Sumber: NEXT Edu