Kamis, 29 June 2017

Sekolah Keren

SD Negeri 1 Kediri Ajak Orang Tua Bacakan Dongeng untuk Anak

23 Feb 2017 17:29:10


SD Negeri 1 Kediri Ajak Orang Tua Bacakan Dongeng untuk Anak

SAHABAT KELUARGA - Dalam rangka menunjang program Kemdikbud tentang penguatan peran keluarga dalam pendidikan anak, SD Negeri 1 Kediri UPK Karanglewas Kabupaten Banyumas beberapa waktu yang lalu mengadakan kegiatan kelas pendampingan.

Sejumlah wali murid siswa kelas satu khususnya ibu-ibu hadir dalam kegiatan tersebut. Mereka sengaja diundang pihak sekolah untuk mendampingi putra-putrinya saat belajar di kelas selama satu hari secara langsung.

Dalam kegiatan tersebut pihak sekolah sengaja mengemasnya menjadi serangkain kegiatan diantaranya adalah pendampingan membaca dan mendongeng bersama ibu serta apresiasi karya siswa.

Pada acara pendampingan membaca dan mendongeng, sejumlah orang tua mengajak anak-anaknya untuk mengunjungi perpustakaan sekolah. Mereka melihat-lihat dan mengenalkan perpustakaan serta memilih buku cerita/dongeng yang bagus untuk putra-putrinya. Selanjutnya para ibu turut membantu dan membacakan buku untuk anak-anaknya.

Sesi berikutnya, orang tua mendengarkan hasil karya putra-putrinya. Setiap siswa membacakan karyanya berupa puisi bertemakan ‘Aku Cinta Ibu’ yang juga dilengkapi dengan ilustrasi atau gambar kerya mereka juga. 

Meski puisi bertemakan ibu tersebut sangat sederhana karena kemampuan mereka yang masih minim,  namun tak sedikit orang tua murid yang tak mampu membendung air matanya. Mereka terharu ketika mendengar anak-anak membaca hasil karya.

Betapa tidak, anak-anak sekecil itu mampu mengungkapkan perasaannya cintanya terhadap ibu dengan gaya masing-masing. Itulah ungkapan seorang anak melalui tulisan dan gambar yang tak disangka-sangka oleh mereka.

Menurut para orang tua, momen tersebut jarang sekali terjadi. Bahkan mereka mengakui bahwa sepanjang menjadi wali murid baru sekali pernah mengalami momen mengharukan seperti itu di sekolah. 

Jika selama ini orang tua datang ke sekolah hanya saat mengantar anak, menghadiri undangan rapat atau mengambil buku rapot saja, namun kali ini mereka berkesempatan sehari penuh bercengkerama dengan anak-anaknya di sekolah.

Kegiatan semacam ini menurut pihak sekolah sengaja dilakukan sebagai terobosan terhadap program penguatan peran keluarga dalam pendidikan anak sebagaimana diprogramkan dalam pendidikan keluarga Kemendikbud.

Banyak manfaat yang didapatkan dari kegiatan tersebut baik bagi pihak sekolah maupun orang tua. Antara lain pertama, sebagai sarana pelibatan orang tua terhadap pendidikan anak. Dengan kegiatan tersebut orang tua secara langsung akan terlibat dalam proses pembelajaran  putra-putri mereka.

Meski kuantitasnya masih sangat kecil namun hal ini tetap sangat penting. Orang tua sedikit banyak telah berperan menjadi pelaku pendidikan bagi anak-anaknya di sekolah.

Kegitan itu juga berfungsi untuk menjalin silaturahmi antara pihak sekolah dan wali murid. Dengan mengundang wali murid untuk mengadakan pendampingan belajar secara tidak langsung terjadi interaksi lebih baik antara guru atau sekolah dengan mereka.

Kehadiran wali murid ke sekolah akan menjadikan kekuatan silaturahmi antar kedua belah pihak. Apalagi jika pihak sekolah mampu mengemas dan memanfaatkan  momen yang sangat langka itu dengan baik. Tentu hasilnya akan sangat efektif.

Selain itu kegiatan tersebut juga dapat dijadikan sebagai sarana penyampaian informasi tentang perkembangan  dan masalah-masalah yang dihadapi guru atau sekolah tentang anak-anak mereka salama mengikuti proses pendidikan di sekolah.

Dengan menginformasikan permasalahan anak yang ditemukan di sekolah diharapkan orang tua memahami dan memaklumi serta bersama-sama bertanggungjawab serta mencari solusinya sehingga tidak akan terjadi pelimpahan persoalan sepihak terhadap guru atau sekolah saja.

Tidak kalah pentingnya bahwa kegiatan tersebut juga berfungsi bagi guru atau sekolah untuk lebih banyak mendapatkan  informasi tentang latar belakang dan bagaimana kondisi anak selama di rumah.

Guru juga dapat mengetahui lebih dalam berbagai informasi dari wali murid tentang kondisi siswa selama di rumah. Hal itu penting sebagai referensi bagi guru agar bisa memberikan penanganan yang tepat terhadap anak tersebut jika terjadi masalah di sekolah. 

Secara keseluruhan kegiatan pendampingan belajar anak bagi orang tua di sekolah ternyata memiliki imbas sangat positif baik bagi siswa, guru maupun orang tua itu sendiri. Oleh karena itu sekolah perlu terus menggali secara kreatif dan inovatif untuk melakukan kegitan semacam itu dengan berbagai bentuk demi kepentingan bersama. (Riyadi,S.Pd – Pemerhati pendidikan anak dan Kepala Sekolah di SD Negeri 1 Kediri Kecamatan Karanglewas, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah)