Sabtu, 23 September 2017

Berita

Mendikbud Apresiasi Tingkat Penurunan Buta Huruf di Indonesia

10 Sep 2017 08:09:42


Mendikbud Apresiasi Tingkat Penurunan Buta Huruf di Indonesia

SAHABAT KELUARGA – Puncak peringatan Hari Aksara International 2017 digelar di GOR Ewangga, Kuningan, Jawa Barat, pada Jumat (8/9/2017).

Dalam sambutannya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy, menyampaikan apresiasi terhadap tingkat penurunan buta huruf di Indonesia yang saat ini mencapai 2,07%.

”Tadi saya dibisikki oleh Dirjen PAUD dan Dikmas, bahwa sekarang ini buta huruf di Indonesia hanya tinggal 2,07% dari total jumlah penduduk Indonesia. Saya sangat senang atas pencapaian tersebut,” kata Mendikbud.

Mendikbud kemudian membandingkan tingkat buta aksara antara Indonesia dan Amerika Serikat yang notabene adalah negara maju. ”Di Amerika saja yang negara maju, jumlah buta hurufnya 1%, Indonesia yang jumlah penduduknya mencapai 4 besar dunia dan sebagai negara berkembang jumlah buta hurufnya tinggal 2,07%, itu merupakan hal yang sangat luar biasa. Karena itulah kita lebih kerja keras lagi agar bisa menyamai Amerika bahkan lebih,” papar Mendikbud.

Lebih lanjut Mendikbud mengatakan buta huruf yang dimaksud bukan hanya kemampuan membaca, menulis dan berhitung (calistung) tapi yang lebih mendasar lagi apakah mereka mendapatkan sesuatu dari kemampuan calistung itu. "Karena orang yang bisa membaca belum tentu belajar, orang yang mendengar belum tentu menyimak, orang yang melihat belum tentu tahu," jelas Mendikbud.

Dalam kesempatan itu, Mendikbud juga mengingatkan agar masyarakat dapat bijak dalam penggunaan media sosial dan media digital lainnya. Hal tersebut menyelaraskan dengan tema ‘Literacy in Digital World’ yang diusung UNESCO untuk memperingati Hari Aksara International yang diselenggarakan setiap tanggal 8 September. Tema tersebut kemudian diterjemahkan menjadi ‘Membangun Budaya Literasi di Era Digital’ oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Hal itu menandakan, literasi dasar yang harus dikuasai bukan hanya baca, tulis dan berhitung, namun juga diantaranya literasi numerasi, literasi teknologi informasi dan komunikasi atau digital, literasi finansial, literasi sains, serta literasi budaya dan kewarganegaraan

Rangkaian Hari Aksara Internasional dimulai pada 6 September dan puncaknya pada 8 September 2017. Selama sepekan, kawasan GOR Ewangga Kuningan juga diisi dengan pameran dari Direktorat PAUD dan Dikmas, pameran dari Kabupaten Kuningan serta Bazaar aneka ragam kerajinan dan makanan. (Bunga Kusuma Dewi)